KPU Beri Surat Peringatan Agus-Sylvi Soal Kampanye Rp 1 Milyar per RW

0
531
KPU Beri Surat Peringatan Agus-Sylvi Soal Kampanye Rp 1 Milyar per RW

Liputan1.com-KPU Beri Surat Peringatan Agus-Sylvi Soal Kampanye Rp 1 Milyar per RW

Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta memberi surat peringatan kepada pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni. Peringatan tersebut menindaklanjuti rekomendasi Badan Pengawas Pemilu terkait pelanggaran administrasi kampanye program Rp 1 miliar per RW yang dicanangkan pasangan nomor urut 1 yang diusungPartai Demokrat ini.

“Sudah ditindaklanjuti, dari Bawaslu oleh KPU langsung disampaikan kepada pasangan calon,” ujar Ketua KPU DKI, Sumarno di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (31/1).

Dalam salinan surat tindak lanjut rekomendasi temuan Bawaslu DKI yang dikeluarkan KPU DKI tertanggal 5 Desember 2016, KPU DKI meminta Agus-Sylvi mengampanyekan program sesuai dengan visi-misi mereka.

“KPU Provinsi DKI Jakarta menyampaikan agar dalam pelaksanaan kampanye, Pasangan Calon No Urut 1 senantiasa merujuk pada visi, misi dan program yang telah disampaikan pada KPU Provinsi DKI Jakarta pada saat pendaftaran calon,” demikian bagian dari isi surat tersebut.

Menurut Sumarno, lembaganya menindaklanjuti surat rekomendasi temuan pengawasan dari Bawaslu DKI. KPU DKI, lanjutnya, tak lagi membuat kesimpulan apa pun.

“KPU tinggal menindaklanjuti saja, tidak membuat kesimpulan apapun karena Bawaslu sudah membuat kesimpulan,” ungkapnya.

Meski begitu, KPU DKI saat itu bertemu dengan tim kampanye Agus-Sylvi. Berdasarkan penjelasan tim kampanye Agus-Sylvi, kata Sumarno, program Rp 1 miliar per RW merupakan elaborasi dari visi dan misi Agus-Sylvi.

“Kami pernah ketemu dengan tim kampanye pasangan calon, mereka mengatakan itu elaborasi dari visi-misi yang sudah disampaikan. Memang secara eksplisit tidak tercantum di dalam program mereka yang disampaikan kepada KPU, tetapi mereka menyampaikan bahwa ini adalah elaborasinya,” ucap Sumarno.

Bawaslu DKI Jakarta sebelumnya menyatakan program Rp 1 miliar per RW milik Agus-Sylvi sebagai pelanggaran administrasi karena program tersebut tidak tercantum dalam visi dan misi yang dilaporkan Agus-Sylvi ke KPU DKI Jakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here