Patrialis Akbar Mundur dari Mahkamah Konstitusi

0
486
Liputan1.com-Patrialis Akbar Mundur dari Mahkamah Konstitusi
Surat pengunduran diri Patrialis Akbar diterima oleh Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Arief Hidayat.
Patrialis mundur usai menjadi tersangka kasus dugaan suap terkait sidang judicial review UU Peternakan.
“MK baru saja menerima surat tulisan tangan dari rekan Patrialis Akbar. Dia menyatakan diri mengundurkan diri dari jabatan MK,” ujar Arief usai rapat bersama Komisi III DPR, di Ruang Delegasi, Gedung MK, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (30/1).
Menurut Arief, dengan adanya surat pengunduran diri tersebut, kinerja Majelis Kehormatan MK dalam memutus perkara yang menjerat Patrialis akan semakin cepat. Karena, Majelis Kehormatan MK tidak perlu lagi memeriksa hakim terduga, Patrialis, dan mencari saksi-saksi.
“Dengan adanya surat itu maka lebih cepat untuk memproses, bisa saja cukup Majelis Kehormatan MK hanya sidang satu kali sudah selesai. Itu akan lebih mempermudah, karena tidak perlu melalui pemeriksaan-pemeriksaan yang berbelit-belit,” ujarnya.
Oleh karena itu, kata Arief, dalam waktu dekat, MK akan mengirim surat kepada presiden untuk melakukan pengisian jabatan hakim yang baru.
“Segera, setelah itu, kami mengirim surat kepada presiden untuk melakukan pengisian jabatan hakim yang baru. Karena kami akan menyongsong supaya nanti Pilkada hakimnya lengkap 9 orang,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here