Panglima TNI : Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Bukan Satu Agama

0
547

Liputan1.com-Panglima TNI : Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Bukan Satu Agama

Panglima Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mendatangi perayaan Natal dan Tahun Baru 2017 di Kompleks Parlemen RI. Dalam sambutannya, ia menyebutkan bahwa Indonesia bukanlah negara agama melainkan negara yang beragam agamanya.

“Kita tahu bersama Indonesia bukan negara agama, bukan negara sekuler, tapi Indonesia negara yang agamis. Terbukti kita merayakan Natal bersama hari ini,” ucapnya dikawasan Parlemen RI, Jakarta, Jumat 27 Januari 2017

Gatot Nurmantyo mengingatkan bahwa para pendiri bangsa Indonesia tak pernah menyumpahkan untuk mendirikan Indonesia berdasar satu agama saja. Namun Indonesia yang satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa.

Hal itu ditegaskan oleh Gatot Nurmantyo saat memberi sambutan dalam perayaan Natal MPR/DPR/DPD RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (27/1) malam.

Kata dia, Indonesia bukanlah negara teokrat dan bukan negara agama. Indonesia bukanlah negara sekuler, tapi negara yang agamis. Terbukti dari kehadirannya di perayaan Natal tersebut.

“Dan itulah yang disumpahkan leluhur kita. Satu nusa, satu bangsa, satu bahasa, bukan satu agama,” tegas Gatot.

Dengan itu, menurut dia, agama tetap tak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hati. “Yang menyedihkan sekarang ini banyak yang sok mendirikan negara,” kata Gatot.

Gatot juga sempat meminta agar parlemen membuat aturan yang melarang bahwa dalam proses kampanye pemilu maupun pilkada, tak boleh ada yang menjelek-jelekkan agama, atau yang membawa-bawa isu agama.

“Ini sekaligus saya membawa pesan empat pilar kebangsaan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here