Anggita Eka Putri Diduga Calon Istri Muda Patrialis Akbar

0
2558

Liputan1.com-Anggita Eka Putri Diduga Calon Istri Muda Patrialis Akbar

Sosok wanita  yang juga diamankan bersma Hakim Mahkamah Konstitusi, Patrialis Akbar dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mal Grand Indonesia (GI), Rabu (25/1) malam akhirnya terungkap ke publik.

Perempuan cantik itu adalah Anggita Eka Putri, yang datang bersama ibunya bertemu dengan Patrialis.

Sejauh ini jati diri perempuan berusia 24 tahun itu masih misterius. Bredar rumor kalau Anggita adalah menjadi calon istri mantan Menterui Hukum dan HAM itu.

KPK sendiri sempat menahan Anggita dan diperiksa sebagai saksi. Sebab, ada dugaan bahwa suap yang dikantongi  Patrialis akan dibelikan apartemen  seharga Rp 2 miliar yang disebut-sebut untuk Anggita.

“Bagian dari uang suap itu diduga untuk beli apartemen,” ujar Wakil Ketua KPK Laode Muhammad  Syarif.

Namun pihak KPK menegaskan Anggita tak terkait dengan kasus suap yang menjerat Patrialis. Makanya ia pun dilepaskan, Jumat (27/1) dini hari tadi. Ketika keluar dari gedung KPK, Anggita yang mengenakan kemeja lengan panjang garis-garis putih-biru hanya menunduk sembari berusaha menutupi wajah.

“Belum ada bukti keterkaitannya dengan kasus PAK (Patrialis Akbar). Kita sekarang fokus ke kasus dulu,” ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Jumat (27/1).

Seperti diketahui, Patrialis sudah memiliki istri, Sufriyeni dan lima orang anak. Sufriyeni sendiri menyambangi Rutan KPK untuk menjenguk suaminya yang resmi ditahan dini hari tadi.

Istri Patrialis sendiri datang pukul 10.45 WIB dan keluar pukul 11.55 WIB, Jumat (27/1/2016) hari ini. Dia tampak menggunakan gamis hitam dan masker putih. Usai mengunjungi suaminya, istri Patrialis Akbar sama sekali tidak berkomentar pada awak media. Dia memilih diam tidak bergeming dan langsung meninggalkan KPK menggunakan mobilnya.

Dalam kasus ini, Patrialis ditangkap KPK terkait dengan kasus dugaan suap gugatan UU Peternakan dan Kesehatan Hewan di Mahkamah Konstitusi (MK). KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka.

Mereka yang dijadikan tersangka adalah Patrialis Akbar dan Kamaludin, selaku penerima suap. Kamaludin merupakan perantara dalam kasus ini. Sedangkan dua orang lain yang menjadi tersangka adalah Basuki Hariman dan NG Feny selaku penyuap

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here