Aduh..Orang ini Berhubungan Intim di Halte Bus Ditangkap Satpol PP

0
1258

Liputan1.com-Aduh..Orang ini Berhubungan Intim di Halte Bus Ditangkap Satpol PP

Warga Sijunjung, Sumatra Barat dihebohkan oleh aksi “luar biasa” sepasang anak manusia yang di duga mengalami gangguan jiwa. Kedua sejoli itu nekad berhubungan intim di depan umum. Akibatnya, mereka diamankan oleh pihak terkait.

 

Sepasang “kekasih” tersebut ditangkap karena meresahkan masyarakat di Tanah Badantuang, Nagari Sijunjung, Kecamatan Sijunjung. Mereka diketahui sudah bertahun tahun tinggal di sebuah halte yang terletak di dean RSUD Sijunjung.

Informasi yang diperoleh, bahkan halte tersebut telah dijadikan rumah bagi mereka dalam melakukan berbagai aktivitas ditempat umum tersebut. Lebih parahnya lagi, kedua orang tersebut juga sering mengamuk dan melempari mobil serta toko masyarakat setempat.

Bahkan warga kerap melihat pasangan tersebut melakukan hubungan layaknya suami istri di tempat terbuka. Masyarakat yang sudah merasa resah dengan perilaku kedua orang gila tersebut langsung memberikan laporan kepada pihak yang terkait.

Mendapat laporan dari masyarakat, petugas gabungan dari pihak kepolisian, Satpol PP dan dinas terkait lainnya langsung melakukan penertiban dan membawa sepasang orang yang diduga mengalami gangguan jiwa tersebut ke kantor Dinas Pol PP dan Damkar, Kamis (26/1) siang, seperti dilangsir harianhaluan.com.

Tidak ada perlawanan dari keduanya saat petugas membawa mereka, namun petugas mengalami kesulitan untuk memintai keterangan terkait asal usul serta identitas kedua orang tersebut karena tidak bisa diajak untuk berkomunikasi dengan normal.

Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar, Mashariyanto melalui Sekretarisnya, Desmar mengatakan bahwa kedua orang berlawanan jenis tersebut diketahui sudah cukup lama tinggal dan berkeliaran didaerah tersebut dan kerap kali meresahkan masyarakat akibat kelakuan pasangan yang mengalami gangguan jiwa tersebut. bahkan mereka juga sering mengamuk disana.

“Kami tidak mengetahui asal dan identitas mereka karena sulit dimintai keterangan, jika dilihat dari logat bahasa dan pakaian, mereka berasal dari luar Sumbar. Untuk proses selanjutnya kita akan kordinasi dengan dinas social untuk proses pengiriman mereka ke rumah sakit jiwa,” tuturnya saat dimintai keterangan di kantornya.

Sementara itu, Paur Humas Polres Sijunjung, IPTU Nasrul yang ikut dalam pengamanan tersebut mengatakan,  sudah banyak laporan dari masyarakat terkait perbuatan mereka disekitar halte tersebut, apalagi mereka sudah hitungan tahun berada disana. “Kita lakukan pengamanan agar tindakan mereka tidak lagi menimbulkan keresahan lagi, dan masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang ,” ujar Nasrul yang akrab disapa Ajo tersebut (kabarin.co)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here