Rizieq Soal Uang Palu Arit, Polisi Datangkan Sejumlah Ahli

0
476

Kepolisian telah mendatangkan dan memeriksa sejumlah aksi ahli terkait kasus dugaan penyebaran berita bohong tentang gambar palu arit di uang kertas pecahan baru, yang dilakukan petinggi organisasi masyarakat FPI, Rizieq Syihab.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Wahyu Hadiningrat, saksi-saksi ahli yang telah diperiksa penyidik di antaranya, ahli ITE dari Kementerian Informasi, ahli hukum pidana dan ahli Bank Indonesia.

“Ada saksi ahli pidana, kemudian ahli ITE dari Kominfo, itu sudah diperiksa. Kemarin juga pihak BI sudah diperiksa,” kata Wahyu, Kamis, 19 Januari 2017.

Namun, Wahyu enggan memaparkan apa saja informasi penting yang telah didapatkan penyidik untuk menyeret Rizieq ke pengadilan. “Saya belum bisa sampaikan karena kan proses masih berjalan,” katanya.

Nantinya, setelah seluruh saksi ahli diperiksa, penyidik akan melakukan gelar perkara. Setelah itu, terlapor yaitu Rizieq akan dimintai keterangan. 

Mengenai kasus lainnya yang menjerat Rizieq seperti dugaan penistaan agama dan ujaran kebencian yang menyebut Kapolda Metro Jaya ‘berotak hansip’,

Mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan ini mengatakan, pihaknya tetap akan menyelidikinya. “Kita sampaikan ini dulu satu persatu. Saat ini fokus masalah dugaan penyebaran berita bohong tentang palu arit,” katanya.

Sebelumnya, Rizieq diduga menyebarkan informasi bohong melalui ceramahnya yang tersiar di media sosial YouTube.

Dalam rekaman video itu, Rizieq menyebut di uang kertas cetakan baru yang diterbitkan BI, terdapat logo pengaman yang dituduh Rizieq, mirip dengan palu arit.

Atas hal tersebut, jaringan Intelektual Muda Anti Fitnah (JIMAF) dan Solidaritas Merah Putih (Solmet) melaporkan Rizieq ke Polda Metro Jaya. Dari laporan itu, Rizieq dijerat Pasal 28 Ayat 2 Juncto Pasal 45 A ayat 2 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE. (Sumner viva.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here