Batam Rusuh, Warga Tolak Penggusuran

0
389

Liputan1.com-Batam Rusuh, Warga Tolak Penggusuran

Massa yang menolak penggusuran melempari petugas gabungan, Selasa (17/1/2017). Warga menolak penggusuran di kawasan Tanjung Uma.

Penggusuran dilakukan di lahan tiga hektar. Hak penggunaan lahan itu diklaim oleh PT Wira Nata Tamtama. Namun ribuan warga menempati lahan yang awalnya kosong itu.

Aparat gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Direktorat Pengamanan Badan Pengusahaan (BP) Batam mengawal aksi penggusuran itu. Warga berusaha mencegah penggusuran dengan menutup jalan ke permukiman. Mereka membakar ban dan kayu di jalan. Sejumlah warga juga melemparkan aneka benda ke petugas gabungan.

Petugas membalas dengan menembakkan gas air mata. Selain itu dikerahkan pula mobil meriam air dan pemadam kebakaran untuk memadamkan api akibat pembakaran di jalan. Setelah api padam, tiga mesin keruk bergerak ke permukiman.

Di permukiman, sebagian warga masih berusaha melawan. Selain melempari mesin keruk, mereka juga mengacungkan parang. Namun, perlawanan itu bisa diredam dan penggusuran berlanjut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here