FPI Diduga Bakar Markas GMBI

0
701

Liputan1.com-FPI Diduga Bakar Markas GMBI

Pascabentrok di Mapolda Bandung, Jawa Barat, Front Pembela Islam (FPI) diduga melakukan perusakan sekaligus membakar Sekretariat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Kampung Tegalwaru RT/RW 05/03, Ciampea, Kabupaten Bogor, Jumat dini hari (13/1).

Kabid Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Yusri Yunus dalam keterangannya menuturkan, insiden terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari WIB. Perusakan diduga dilakukan oleh massa FPI Ciampea jemaah Majlis Arasyafat.

“Perusakan dilakukan sekitar 150 orang yanhg dipimpin Basyit dari Ponpes At Taqwa Cikampak, Ciampea, Bogor. 20 orang sudah diamankan Polres Bogor,” tutur Yusri, Jumat (13/1).

Yusri mengatakan, kejadian tersebut dipicu anggota FPI atas nama Syarief yang dikabarkan menjadi korban penusukan dalam insiden di Bandung saat pemeriksaan Riziek. Selain itu, mobil salah satu anggota FPI juga dirusak akibat bentrok tersebut.

Sebelumnya diketahui massa FPI dan GMBI mengawal pemeriksaan pimpinan FPI Rizieq Syihab sebagai saksi dalam kasus penodaan lambang negara. Kedua kelompok massa pro dan kontra tersebut sempat bersitegang dan ricuh di depan Mapolda Jabar, tempat pemeriksaan Rizieq berlangsung.

“Isu yang berkembang memicu kemarahan massa FPI di Ciampea Bogor. Atas kejadian tersebut, mengakibatkan kerugian 1 rumah dan sekertariat GMBI dibakar dan tidak ada korban jiwa,” imbuhnya.

Untuk mengantisipasi kejadian tersebut, sambung Yusri, pihaknya melakukan pengaman terbuka dan tertutup. Pengamanan dibagi di dua lokasi oleh Polsek Ciampea sebanyak 15 personel dan Markas FPI Majelis Arasyafat Jembatan Cinangneng, Ciampea, dijaga lima personel.

“Kapolsek sebelumnya telah mengimbau dan negosiasi terhadap massa yang ingin mengetahui keberadaan markas GMBI, namun tidak bisa dihalau karena kalah jumlah,” paparnya.

Yusri menambahkan, selain di Bogor, Sekretariat GMBI yang berada di Tasik dan Ciamis juga mengalami hal serupa. Namun demikian, ia belum bisa memastikan kronologi dan kerusakan yang ditimbulkan.(beritasatu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here