Menpora Berharap Dodge Ball Jadi Terobosan Baru Olahraga Prestasi Indonesia

0
514

Liputan1.com-Menpora Berharap Dodge Ball Jadi Terobosan Baru Olahraga Prestasi Indonesia

Olahraga Dodge Ball didorong dan akan diusulkan ke KONI Pusat, yaitu cabang dodgeball.

“Bentuk permainannya simpel, tapi akan memberi dampak yang luar biasa buat pemain. Ini nanti bisa jadi olahraga prestasi (dodgeball), kami akan dorong ke arah sana.Tentunya ini terobosan baru bagi olahraga prestasi, apalagi dodgeball dikenal banyak pihak dikawasan Asia Tenggara, tentu ini menjadi salah satu yang menarik nantinya,” ucap Menpora Imam Nahrawi.

Olahraga yang sudah marak di kawasan Asia Tenggara, dan salah satu olahraga dalam permainan trampolin tersebut sudah ada di Malaysia, Singapura, Thailand dan Myanmar.

“Target kami, tahun ini federasi sudah terbentuk. Kami sudah memperkenalkan olahraga ini ke KONI, katanya mirip handball,” ujar pendiri dodgeball Indonesia, Prem Kumar pada peluncuran Amped Trampoline Park di Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (12/1).

Kedepan, Prem Kumar sendiri akan menggelar kompetisi dodgeball di Jakarta, bahkan Februari mendatang, rencananya ajang tersebut akan diikuti 28 universitas di Indonesia.

“Setelah kompetisi, mungkin federasi akan mulai berdiri. Nanti diharapkan bisa jadi anggota KONI,” tutur Prem yang juga CEO Amped Indonesia ini.

Sekilas Mengenai Olahraga DODGE BALL

Dodgeball merupakan olahraga yang dimainkan memakai tangan, mirip sekali dengan handball. Olaharaga ini dimainkan dengan trampolin, melompat-lompat di atas matras yang empuk.

Satu tim terdiri dari empat pemain. Pertandingan digelar selama empat babak dan satu babak berdurasi tiga menit.

DODGE BALL adalah permainan yang dimainkan menggunakan bola, permainan ini menggunankan bola lebih dari satu. Permainan ini dimainkan oleh dua kelompok yang saling menyerang dengan melemparkan bola ke arah lawan. Bola yang digunakan adalah bola volly, karena bola volly ringan, mempunyai daya pantul yang baik, dan tidak keras (tidak terlalu sakit jika terkena dibagian tubuh).

PERATURAN PERMAINAN

  1. Pemain dibariskan kemudian dibagi menjadi dua kelompok
  2. Masing-masing kelompok menempatkan diri di posisinya masing-masing
  3. Pemain harus berada di dalam area pemain ketikan melempar bola, kecuali pada saat mengambil bola yang keluar lapangan.
  4. Ketika wasit meniup peluit maka permainan dimulai
  5. Masing-masing pemain saling melempar bola ke arah lawan agar mengenai bagian tubuh lawan
  6. Lawan yang terkena lemparan bola dari musuh otomatis dia harus keluar dari lapangan
  7. Bola yang dilempar oleh tim A dapat di tangkap oleh tim B, begitupun sebaliknya
  8. Bola dapat ditangkis bila tidak dapat menangkapnya
  9. Kelompok yang aggotanya habis dinyatakan kalah, sebaliknya kelompok yang anggotanya masih tersisa adalah pemenangnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here