Subsidi Listrik 900 VA Dicabut

0
766

Liputan1.com-Subsidi Listrik 900 VA Dicabut

Pencabutan subsidi listrik 900 volt ampere ini mulai 1 Januari 2017 lalu, sebanyak dua juta rumah tangga pelanggan listrik daya 900 VA di wilayah Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta

Menurut Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jateng-DIY, Hardian Sakti Laksana, pencabutan subsidi listrik bagi pemakai daya 900 VA itu merupakan program pengurangan kebutuhan listrik kalangan menengah untuk dialihkan ke kebutuhan insfrastruktur lain.

“Sebenarnya, istilahnya bukan pencabutan, tetapi implementasi kebijakan subsidi tepat sasaran,” kata Hardian pada Jumat 6 Januari 2016.

Kebijakan yang berlaku nasional itu, katanya, bertujuan memperbaiki kriteria penerima subsidi pemakai listrik dari yang semula tidak tepat sasaran, agar sesuai peruntukan yang memang benar membutuhkan.

Mengenai data pelanggan yang dicabut dalam kebijakan itu, PLN bekerja sama dengan Tim Nasional Penanggulangan Percepatan Kemiskinan (TNP2K).

Tercatat, sebanyak 3,38 juta pelanggan di Jateng-DIY yang menggunakan daya listrik rumah tangga sebesar 900 VA. Sebanyak 554.000 pelanggan di antaranya tetap bisa menerima subsidi listrik karena sesuai kriteria rumah tangga miskin. “Masih sekitar 93 persen, belum 100 persen dan rasionalistik,” ujarnya.

Pengalihan subsidi listrik untuk pemakai daya 900 VA itu, kata Hardian, juga untuk menekan ongkos produksi yang melambung. Apalagi, nilainya berbanding terbalik dengan biaya jual yang sangat rendah.

“Pengalihan subsidi itu juga untuk mengembangkan daerah-daerah lain yang saat ini belum teraliri listrik,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here