Tentang Restoran Fitsa Hats, Ini Komentar Habib Novel

0
411
Habib Novel Sebut Jokowi Menyimpang dari Ajaran Islam dan Melanggar Fatwa MUI

Liputan1.com-Tentang Restoran Fitsa Hats, Ini Komentar Habib Novel

Habib Novel soal Tulisan ‘Fitsa Hats’: Saya Kurang Perhatikan

Tempat bekerja Novel Bamukmin terdahulu, yakni Pizza Hut, yang ditulis menjadi ‘Fitsa Hats’ tengah menjadi viral di media sosial. Hal itu lantaran Ahok menyoroti pemeriksaan identitas Novel sebelum sidang. Novel mengatakan penulisan ‘Fitsa Hats’ dalam identitas berita acara pemeriksaan (BAP) saksi luput dari perhatiannya.

“Saya waktu itu kurang perhatiin karena kan saya tanda tangan, ada 6 lembar. Ya nggak mungkin, satu per satu huruf saya teliti,” kata Novel

, Selasa (3/1/2017) malam.

Novel menjelaskan nama tempat bekerjanya dahulu bukan ‘Fitsa Hats’, melainkan Pizza Hut, di wilayah Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Ia bekerja di restoran tersebut pada 1992-1995 sebagai maintenance mesin di dapur.

“Pizza Hut Park Royal, daerah Farmasi, Bendungan Hilir. Samping RSAL. Saat itu saya kuliah sambil kerja. Saya bekerja sebagai maintenance mesin di kitchen. Karena saya STM mesin, jadi maintenance produksi. Mesin yang menunjang kerja di dapur dan juga kendaraan operasional,” jelas Sekjen Ketua Dewan Syuro DPP FPI Jakarta itu.

Sebelum dimulai persidangan, yang berlangsung pada Selasa (3/1), Ahok menyoroti saat pemeriksaan identitas Novel sebagai saksi. Ia mengatakan saat Novel sengaja menuliskan ‘Fitsa Hats’ sebagai tempat kerja. Ada kemungkinan Novel malu karena restoran Pizza Hut punya Amerika.

“Nama saksinya Habib Novel. Dia kerja dari tahun ’92 sampai ’95 di Pizza Hut. Tapi mungkin karena dia malu kerja di Pizza Hut karena itu punya Amerika, dia sengaja menuliskan Fitsa Hats,” ujar Ahok setelah menjalani persidangan di Kementan, Selasa (3/1).

“Dia sengaja ubah. Ini saya kasih lihat. Saya sampai ketawa. Dia ngakunya nggak perhatikan, padahal dia tanda tangan semua,” sambung Ahok sembari memegang berkas identitas Novel.

Saksi-saksi yang dihadirkan dalam sidang Selasa antara lain Habib Novel Chaidir Hasan, Gus Joy Setiawan, Muchsin alias Habib Muchsin Alatas, dan Syamsu Hilal.

Sidang Ahok kembali digelar minggu depan (Selasa, 10/1) dengan agenda sama, yaitu pemeriksaan dua saksi pelapor tersisa dari Jaksa Penuntut Umum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here