GP Ansor dan Banser Polisikan Pemilik Akun Facebook Khoirul Huda

0
1359

Liputan1.com-GP Ansor dan Banser Polisikan Pemilik Akun Facebook Khoirul Huda

Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, melaporkan pemilik akun media sosial – Facebook Khoirul Huda ke Polres Lamongan, Senin (2/12/2016).

Pria asal Desa Kalen, Kecamatan Kedungpring itu dilaporkan karena komentar yang ditulis di grup Facebook, Mimbar Bebas Lamongan (MBL),  yang dianggap telah menyudutkan dan dinilai melecehkan Nahdlatul Ulama (NU) dan GP Ansor.

“Ini soal ucapan kebencian, karena sudah menghina organisasi NU dan Ansor, khususnya di Kabupaten Lamongan, dengan menulis komentar yang menyudutkan warga NU,” ujar Ketua GP Ansor Kabupaten Lamongan, Muhammad Masyhur.

Dalam laporannya ke Polres Lamongan, sejumlah perwakilan dari GP Ansor dan Banser Kabupaten Lamongan membawa barang bukti berupa foto hasil screen shot komentar Khoirul Huda di laman MBL.

“Menindalajuti dengan adanya statement di sosial media sosial oleh akun facebook bernama Khoirul Huda yang ditulis di grup public facebook Mimbar Bebas Lamongan (MBL) yang beranggotakan 15.367,” kata Masyhur.

Setelah melaporkan, Masyhur berharap, pihak Kepolisian segera memproses pemilik akun sesuai hukum yang berlaku.

“Untuk itu kami berharap agar pihak kepolisian segera memprosesnya sesuai dengan hukum yang berlaku. Harapan kami pihak penegak hukum untuk menindak secara tegas sesuai undang-undang yang berlaku,” ucapnya.

Sebenarnya, sambung Masyhur, pihaknya berencana melaporkan persoalan tersebut pada Selasa (3/12/2016) besok.

etapi, pihaknya memilih mengambil langkah cepat melapor ke Polres dilakukan untuk meredam gekolak ditingkat bawah dengan lekas.

“Di tingkat bawah sudah bergejolak, makanya kita redam dengan melapor ke Polres,” tuturnya.

Lebih jauh, Ia mengatakan, langkah yang ditempuh Ansor dan Banser sebagai pelajaran bagi pemilik akun di sosial media.

“Sering sosial media digunakan orang, tapi akhir-akhir ini ternyata banyak yang memanfaatkan untuk hal-hal negatif, kita ingin memberi efek jera, kita berharap polisi juga punya sistem pengamanan terkait adanya hal-hal negatif di sosial media,” katanya.

Atas kejadian ini, Masyhur berharap, pemilik akun di media sosial bisa bijak dan lebih berhati-hati dalam memanfaatkan keberadaan jejaring sosial ini, sehingga tidak merugikan pihak lain.

“Kita mengimbau gunakan sosial media secara positif, kalau tidak perlu tidak usah mengomentari dan nulis status, apalagi menyinggung kelompok lain,” ucapnya menyarankan.

Di sisi lain, Waka Polres Lamongan, Kompol Arif Mukti Adhi Sabahara, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan, termasuk menggumpulkan barang bukti.

“Kami akan menindaklanjuti sesuai dengan aturan yang ada,” ujarnya. Kompol Mukti, berharap semua pihak tenang dan tidak mudah terprovokasi yang bisa memperkeruh suasana.(TimesIndonesia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here