Bupati Klaten Sri Hartini Ditangkap KPK

0
400

Liputan1.com-Bupati Klaten Sri Hartini Ditangkap KPK

Pejabat di lingkungan Pemda Jateng yang erjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) ternyata Bupati Klaten, Sri Hartini.

Sri Hartini ditangkap KPK diduga lantaran menerima suap proses mutasi jabatan.

Dalam OTT ini, KPK juga mengamankan barang bukti uang senilai Rp 2 miliar.

Saat dikonfirmasi, Jubir KPK, Febri Diansyah membenarkan adanya OTT tersebut.

“Benar ada OTT tadi pagi di wilayah Jateng,” kata Febri

Sri Hartini adalah petahana yang baru menjabat sebagai bupati pada Februari 2016.

Hingga kini, belum diketahui mengenai kepentingan Sri Hartini sehingga ikut ditangkap KPK.

Sri Hartini sebenarnya adalah pejabat yang cukup sering melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

Pada laporan terakhir pada 2012, Sri Hartini melaporkan harta kekayaannya senilai Rp 35.043.759.000.

Harta tersebut mengalami kenaikan hampir tiga kali lipat pada tahun 2010. Tahun tersebut, Sri Hartini hanya memiliki harta Rp 12.324.000.000.

Berikut adalah rincian kekayaan Sri Hartini yang dilaporkan pada tahun 2012:

Harta tidak bergerak yang terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 30.709.759.000.

Sri Hartini memiliki 18 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Klaten.

Sri Hartini juga memiliki harta bergerak senilai Rp 1.693.000.000. Harta bergerak tersebut terdiri belasan mobil dan sepeda motor.

Sri Hartini juga memiliki harta yakni usaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) senilai Rp 1 miliar.

Dia juga memiliki harta bergerak lainnya Rp 1.151.000.000 dan kekayaan lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here