Sri Bintang Pamungkas Sebut Tuduhan Makar Ngawur

0
507
Sri Bintang Pamungkas Sebut Tuduhan Makar Ngawur

Liputan1.com-Sri Bintang Pamungkas Sebut Tuduhan Makar Ngawur

Aktivis senior ini menyebut tuduhan terhadap dirinya sebagai aktor di balik perancang skenario menggulingkan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla adalah tudingan ngawur.

Kendati memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Kamis (22/12), Sri Bintang tetap tak mau mengakui berita acara pemeriksaannya sebagai tersangka dugaan makar. Ia menolak keterangannya dalam pemeriksaan selama tigajam hari ini dicantumkan dalam BAP.

“Saya sejak awal menyatakan tak mau lebih dari jam 17.00 WIB. Saya pun tidak mau diperiksa. Pada akhir pemeriksaan ini masih ditanyakan lagi. Apa mau diperiksa lagi? Enggak mau. Jadi enggak usah undang saya,” ujar Sri Bintang seusai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (22/12).

Aktivis yang kerap bersuara lantang menentang rezim orde baru itu menyampaikan, tuduhan polisi yang menilainya berupaya menggulingkan pemerintah itu tidak berdasar. Ia menilai, polisi tidak mempunyai cukup bukti untuk menjeratnya atas tuduhan makar.

“Apa yang dituduhkan pada saya itu sembarangan. Gegabah,” tandas Sri Bintang.

Ia menilai, tuntutannya terhadap pemerintah sudah sangat konstitusional. Sebab, ia hanya menuntut DPR/MPR RI menggelar sidang istimewa untuk mengembalikan UUD 1945 yang telah diamandemen ke bentuk yang asli.

“Karena yang saya tuntut adalah sidang istimewa MPR dan itu sangat konstitusional. Kalah mau dibikin heboh itu revolusi yang konstitusional. Revolusi itu adalah mengganti kekuasaan mengganti pemerintah (yang sah),” ucap Sri Bintang.

Aktivis kelahiran Tulungagung, Jawa Timur 71 tahun silam ini mengaku akan terus mengkritik pemerintah selama tuntutanya belum terpenuhi. Ia menginginkan UUD 1945 yang telah diamandemen itu dikembalikan ke yang asli.

“Saya mengatakan akan tetap melakukan oposisi perlawan pada kekuasaan ini sampai saya anggap selesai, yaitu kembali ke UUD 45, cabut mandat Jokowi-JK, dan pembentukan pemerintah baru,” ujarnya.

Sri Bintang Pamungkas ditetapkan polisi menjadi tersangka dugaan upaya makar dan diduga melakukan pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik. Ia ditangkap di rumahnya di Cibubur pada 2 Desember 2016. Sejak ditangkap hingga saat ini, Sri Bintang masih ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.

Sri Bintang disangka melanggar Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 107 juncto Pasal 110 KUHP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here