Hatta Taliwang Beberkan Skenario Rachmawati Soal Aksi Makar

0
549
Hatta Taliwang Beberkan Skenario Rachmawati Soal Aksi Makar

Liputan1.com-Hatta Taliwang Beberkan Skenario Rachmawati Soal Aksi Makar

Aktivis Hatta Taliwang membeber skenario Rachmawati Soekarnoputri terkait indikasi upaya makar (pemufakatan jahat) untuk menggulingkan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Tokoh yang bertugas mencatat kesimpulan hasil pertemuan (notulen) kelompok tersangka makar di Universitas Bung Karno itu mengungkapkan rencana Rachmawati untuk menggerakkan massa dan berorasi di depan Gedung DPR, Senayan pada 2 Desember 2016.

“Tugas saya mencatat kesimpulan, (mengunggahnya) ke website. Ada empat poin, tetapi saya lupa detailnya,” ujar Hatta usai diperiksa penyidik di Mapolda Metro Jaya, Selasa (20/12). Menurutnya, pertemuan di UBK itu berlangsung pada 20 November 2016 dan dihadiri sejumlah tokoh, seperti Sri Bintang Pamungkas, Ahmad Dhani dan Ratna Sarumpaet.

Hatta sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan makar ini. Dalam pemeriksaan selama 6 jam itu, Hatta yang bertindak sebagai saksi dicecar 12 pertanyaan oleh penyidik.

Ia mengaku ditunjuk sebagai salah satu panitia rencana aksi turun ke jalan untuk mendesak DPR/MPR mengajukan impeachment terhadap Presiden Jokowi pada 2 Desember itu. Selain membantu persiapan teknis untuk aksi seperti mobilisasi massa dan izin kepolisian, Hatta menyebutkan adanya pertemuan yang membahas garis besar tema aksi yang disiapkan.

Adapun Rahcmawati, kata Hatta, akan berencana menyampaikan aspirasi di depan Kompleks Parlemen. Namun demikian, massa yang akan dikerahkan ke sana bukan untuk menduduki DPR/MPR. Ketua MPR juga rencananya diajak ke panggung di depan DPR/MPR untuk melakukan aksi itu.

“Yang dibahas itu untuk turun tanggal 2 Desember dengan isu hanya dua, kembali ke UUD 45 yang asli dan tangkap/penjarakan Ahok,” ujar Hatta.

Rachmawati adalah satu dari tujuh tersangka Pasal 107 jo Pasal 110 jo Pasal 87 KUHP tentang Upaya Makar.

Adapun Hatta Taliwang menjadi tersangka atas dugaan melanggar UU ITE karena mem-posting hasutan yang diduga menimbulkan permusuhan terkait suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA) pada akun Facebook miliknya, yang berisi kesimpulan dalam pertemuan di UBK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here