Tidak Mau Kejuaraan Melempem, Perbafi Konsisten Bangun Wasit

0
652

LIPUTAN1.COM – Persatuan Binaraga dan Fisik Indonesia (Perbafi) sepertinya tidak mau kualitas sebuah kejuaraan berada di titik terbawah alias melempem. Otoritas tertinggi Binaraga di Indonesia itu terus menjaga kualitas wasit pertandingan alias penjurian Binaraga.

Jelang perhelatan Nabba WFF Kejuaraan Nasional Binaraga dan Fisik Kemal Trophy Championship II yang akan digelar, Minggu (11/12) di Gedung POPKI-PP PON Kemenpora, Cibubur – Jakarta. Sudah dua hari berturut-turut, dari tanggal 9 hingga 10 Desember, organisasi yang selalu menjadi jawara kejuaraan di luar negri ini mengumpulkan para juri di tempat yang sama.

”Ini adalah salah satu faktor penting dalam suatu pertandingan. Jadi kami tidak mau main-main dengan hal ini, kami ingin banyak melahirkan juri dan wasit maka dari itu kami mengadakan pelatihan penjurian untuk umum,”ujar Ketua Umum Perbafi Kemalsyah Nasution. Orang nomer satu di Perbafi itu menambahkan, peserta yang ikut sebanyak 20 orang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia dan dari berbagai profesi.

”Ada juga salah satunya peserta yakni 2 orang dokter dari Rumah Sakit di Cibubur.
Untuk materi pelatihan penjurian yang disampaikan sangat banyak. Dari sejarah berdirinya Perbafi, kelas kelas pertandingan yang ada di Nabba WFF, kriteria pertandingan, cara Pengisian form penilaian, kemudian dilanjutkan dengan praktek penilaian. Kita akan buat Juri yang objektif dan berkualitas,”papar pria yang hobi motor besar itu.

Menurut pria yang juga sahabat karib Raffi Ahmad itu acara ini digelar Perbafi juga mengacu pada sumber daya manusia yang sangat kurang terkait dengan penjurian Binaraga di Indonesia. ” Khususnya bagian knowledge. Masih kurangnya standart penilaian yang ada di Indonesia. Ini menjadi bagian usaha kami untuk memperbaiki bahkan lebih bagus juga kalau kami berhasil melahirkannya di kemudian hari, menjaga standardnya, jadi kejuaraan sangat bermartabat,”ujar pria asli Medan itu.

Rencananya, masih kata Kemal, pada tanggal 11 Desember para peserta langsung mengadakan praktek penjurian langsung dengan bimbingan para juri senior. Dalam materi pelatihan kemarin, para pemberi materi semua disampaikan pengurus Perbafi. Dalam pantauan wartawan, pelatihan berlangsung sangat interaktif dengan antusiasnya para peserta untuk bertanya. Para pemberi materi juga menyampaikan dengan sangat akrab sehingga para peserta sangat senang karena berlangsung hangat dan komunikatif.

Pelatihan yang digelar tersebut terdapat materi praktek penjurian rekayasa yang menampilkan video atlit yang nantinya para peserta menjadi jurinya. Setelah melewati praktek rekayasa kemudian dilanjutkan praktek penjurian langsung pada saat pertandingan. Pada praktek penjurian langsung merupakan ujian para peserta dalam menilai atlet yang bertanding.
Seperti diketahui, Perbafi kembali menggelar ajang rutin pembinaan prestasi bagi atletnya di kejuaraan Kemal Trophy Championships di gedung POPKI-Kemenpora Cibubur 8-11 Desember 2016.

Sekadar diketahui, Kemal Trophy Championship merupakan kejuaraan bagi atlit binaraga dan fisik untuk dapat mewakili tim NABBA/WFF Indonesia ke kejuaraan International dibawah afiliasi NABBA/WFF international.Ajang ini menjadi ajang seleksi atlit untuk kejuaraan internasional. Dalam waktu dekat Perbafi akan mengirimkan atlit yang terpilih untuk mengikuti kejuaraan bagi Atlet Nabba/WFF Indonesia di Singapura, Malaysia, Thailand (South East Asia).

Perhelatan ini juga merupakan jenjang awal bagi Atlet di kancah internasional, setelah meraih gelar di kancah South East Asia, Perbafi akan tingkatkan lagi prestasi mereka ke jenjang lebih tinggi yaitu tingkat Asia Pacific di Korea, dan Australia. Selain itu untuk level dunia, para atlet akan dikirim ke kejuaraan di Inggris, Irlandia, America, dan Rusia.

Atlet-atlet yang ikut dalam kejuaraan ini, selain dibuka untuk umum juga sebelumnya telah ada yg melalui seleksi dalam tiga kejuaraan yang digelar Perbafi, yang merupakan masuk dalam agenda Perbafi.Seri terakhir WFF Perbafi Series telah digelar di Hotel Lion Plaza Manado, Sabtu, 15 Oktober, yang lalu. Pada perhelatan tersebut memperebutkan Piala Gubernur Sulut. Tiga atlet terbaik dari enam kelas yang diperlombakan berhak tampil di Kemal Trophy. Dua seri sebelumnya; Indofitness Body Contest 2016 di Tondano, 30 April, dan Goifex Championships di Jakarta, 9 Oktober, sejumlah atlet telah mengamankan tiket ke Kemal Trophy, ajang yang bergengsi demi Binaraga Indonesia ini.Ada 12 kelas kategori yang diperlombakan dalam ajang ini (lebih lengkap lihat grafis).(lis)

KATEGORI YANG DIPERLOMBAKAN :

· NABBA Classic Bodybuilding. Kelas Tinggi Badan : Dibawah – 165cm & Diatas +165cm
· NABBA Junior Bodybuilding. Usia di bawah 22 Tahun
· WFF Mr. Athletic Menggunakan Posing Trunk
· WFF Miss. Athletic Two Piece & High Heels
· WFF Men’s Sport Model. Kelas Tinggi Badan Dibawah – 165cm & Diatas + 165cm (Swimwear)
· WFF Women’s Sport Model. (Two Piece, Sport Wear, Sport Shoes)

KATEGORI PEMBINAAN

· Men Fitness Model Kelas Tinggi Badan Dibawah – 165cm & Diatas + 165cm (Pemula Menggunakan Celana Pantai)
· Women Fitness Model Two Piece & High Heels
· Men Beach Model (Tubuh Athletic Menggunakan Celana Pantai).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here