Sekjen KOI Tersangka Korupsi Dana Asian Games 2018

0
588

Liputan1.com-Sekjen KOI Tersangka Korupsi Dana Asian Games 2018

Sekjen KOI Doddy Iswandi dinyatakan sebagai tersangka atas Penyelewengan dana Sosialisasi Asian Games 2018. Berdasarkan Surat yang ditandatangani Kasubdit V Korupsi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Ferdy Irawan.

 Doddy Iswandi ditengarai melakukan Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang terkait dengan Carnaval Road To Asian Games 18 di Kota Surabaya Jawa Timur yang dilaksanakan Komite Olimpiade Indonesia KOI.

Surat bernomor B/6906/XI/2016/Dit Reskrimsus tertanggal 22 Nopember 2016 mencantumkan nama DI sebagai tersangka

Berkaitan dengan itu Subdit V Korupsi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah melayangkan surat ke Ketua Umum KOI tertanggal 22 Nopember 2016.

”Guna kepentingan penyidikan dimohon kepada Ketua Umum KOI agar menghadapkan Sekjen KOI untuk dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka pada Kamis 24 Nopember 2016,” Demikian isi Surat  yang ditanda tangani Kasubdit V Korupsi Direktur Reserse Kriminal Umum AKBP Ferdy Irawan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (pol) Raden Prabowo  Argo Yuwono ketika dimintai tanggapannya tentang Surat tersebut menyatakan, akan mengecek tentang status tersangka Sekjen KOI itu. “ Akan saya cek dulu  apakah ini  ditangani di Polda atau di Polres ,” Kata Raden Argo Kabid Humas Polda Metero Jaya.

Dihubungi secara terpisah Minggu (4/12) ,Wakil Ketua Umum  Komite Olimpiade Indonesia KOI Muddai Madang membenarkan adanya Surat pemanggilan Penyidik kepolisian kepada Ketua Umum KOI untuk menghadapkan Sekjen KOI diperiksa sebagai tersangka.

”Kita harus hormati proses hukum yang sedang di jalani Pak Dodi , dan biar yang  yang bersangkutan fokus menyelesaikan persoalan tersebut ,” ujar Muddai Madang.

Menurutnya Sekjen KOI terhitung tanggal 1 Desember telah mengajukan cuti agar persoalan yang dihadapi tidak menganggu posisi sebagai Sekjen KOI. “ Ya Pak Doddy sudah mengajukan cuti mudah mudahan segala persoalan bisa segera selesai,” ungkap Muddai.

Muddai Madang juga mengemukakan, kasus yang dialami Sekjen KOI itu tidak akan mengganggu KOI dan Kepanitiaan Asian Games INASGOC. Pasalnya kasus tersebut merupakan individu.i. “ Ini persoalan inidividu jadi tolong dipilah pilah dan tidak terkait dengan kinerja Kelembagaan instansi dan Organisasi ,” ungkap Muddai

Seperti diberitakan sebelumnya  Komite Olimpiade Indonesia ,KOI melaksanakan sosialisasi di enam kota dalam rangkan menggelorakan Penyekenggaraan Asian Games di Jakarta dan Palembang. Ke-enam kota yang menjadi tempat Sosialisasi itu Surabaya,Medan,Makassar Bandung,Palembang dan Jakarta. Dana sosialisasi tersebut bersumber dari APBN sebesar 61,3 milyar rupiah.Komisi X DPR RI menilai ada kejanggalan dalam penggunaan dana APBN tersebut, sehingga meminta BPK  melakukan PDTT Penyelidikkan dengan Tujuan Tertentu.. Hasil dari penelusuran itu ada potensi kerugian negara dan  diminta untuk  mengembalikan dana sebesar 40 milyar rupiah tersebut ke  Negara (sumber : Milis Koni Pers)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here