Dulu Jaksa ini Jebloskan La Nyalla, Kini Malah Satu Sel..Owalahhhh

0
526
Dulu Jaksa ini Jebloskan La Nyalla, Kini Malah Satu Sel..Owalahhhh

Liputan1.com-Dulu Jaksa ini Jebloskan La Nyalla, Kini Malah Satu Sel..Owalahhhh

Diberitakan sebelumnya, Ada Jaksa Kejati Jatim Ditangkap OTT Tim Saber Pungli, Disita Rp 1.5 Milyar

Jaksa Ahmad Fauzi ditangkap karena diduga menerima suap yang jumlahnya sampai miliaran rupiah.

Penangkapan oknum jaksa nakal Kejaksaan Tinggi Jawa Timur itu, kabarnya, berlangsung di ruang kerjanya pada Rabu (23/11) sore.

 Ahmad Fauzi  adalah jaksa Pidana Khusus Kejati Jatim. Dia ditangkap setelah diduga menerima suap atas penanganan kasus pembelian hak atas tanah BPN Kabupaten Sumenep yang saat ini ditangani tim Pidsus Kejati Jatim.

Kini jaksa kelahiran 1980 itu sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dia terbukti menerima uang dari Abdul Manaf dalam kasus penjualan tanah kas desa di Sumenep, Madura. Sejak dibawa ke Jakarta, dia langsung ditahan di lantai 7A Gedung Kejaksaan Agung. Itu lantai yang sangat populer karena oleh tersangka dan terdakwa korupsi.

Blok tahanan itu dibelah sebuah lorong panjang. Di sisi kiri dan kanan sepanjang lorong tersebut ada 14 ruang tahanan yang saling berhadap-hadapan. Fauzi ditahan di salah satu sel tersebut.

Saat mengunjungi blok tahanan tersebut, ruang tahanan Fauzi ada dua kasur spring bed single. Fauzi menggunakan salah satunya atau yang paling dekat ke dinding. Jumat pagi kemarin dia mengenakan celana pendek warna krem dan kaus hitam. Dia terbaring diam dengan membenamkan wajahnya ke arah tembok

“Orangnya terlihat sangat stres. Kelihatannya shock berat, dan selalu mengunci kamarnya ” ucap salah satu tahanan yang enggan disebutkan namanya.

Penyebabnya, selain karena kasusnya yang bakal membuat karirnya berakhir, pria yang dikabarkan sering gonta ganti mobil itu dan beberapa hari sebelum tertangkap terlihat mengendarai mobil Pajero yang paling gres,   kini tinggal bersama tersangka dan terdakwa korupsi, dan di blok tahanan itu ada La Nyalla M. Mattalitti, mantan ketua Kadin Jatim.

Bagi Fauzi, satu sel dengan La Nyala Mattalitti  menjadi beban berat tersendiri. Sebab, dia merupakan salah seorang anggota tim penyidik yang menyeret La Nyalla ke meja hijau hingga sekarang La Nyalla menempati penjara tersebut.

Saat mengusut dana hibah, Fauzi mungkin berpikir bahwa La Nyalla adalah orang bersalah yang harus diseret ke meja hijau. Karena itulah, dia bersama tim penyidik lainnya berusaha sekuat tenaga untuk menjebloskannya ke dalam penjara.

Tapi, kini kenyataan berkata lain. Fauzi malah menyandang status tersangka korupsi seperti tersangka lain yang pernah di­burunya. Dia juga harus tinggal di dalam penjara bersama tersangka dan terdakwa korupsi. Bahkan, dia harus tinggal di dalam penjara bersama La Nyalla, orang yang pernah diusutnya.

Saat dikonfirmasi, La Nyalla enggan berkomentar, dia mengajak menuju musholla yang ada diruangan sel tahanan itu, duduk bersila mengambil Al Qur’an dan menunjukkan satu ayat “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang orang yang bertaqwa (yaitu) orang orang yang menafkahkan (hartanya) pada waktu lapang dan pada waktu sempit, dan orang orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain. Dan Allah menyukai orang orang yang berbuat kebaikan.” (Aali’Imraan (3):133-134)

 “Ayo, sudah adzan maghrib, segera ambil wudhu, kita segera sholat berjamaah disini,” ajaknya lirih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here