Buni Yani Ditetapkan Sebagai Tersangka

0
456
Sidang Buni Yani Dipindah ke Bandung

Liputan1.com-Buni Yani Ditetapkan Sebagai Tersangka

Subdirektorat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, menetapkan Buni Yani sebagai tersangka dugaan kasus pencemaran nama baik dan penghasutan suku agama ras dan antargolongan (SARA) melalui media elektronik, dengan laporan bernomor 4873/X/PMJ, hari ini, Rabu, 23 November 2016.

Kepala bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan hasil penyidikan Subdirektorat Cyber Crime menyimpulkan bahwa Buni Yani terbukti melakukan penghasutan.

“Yang bersangkutan sudah diperiksa hari ini hingga pukul 19.30 sebagai saksi. Hasil konstruksi hukum dan pengumpulan alat bukti dari penyidik, malam ini pukul 20.00 mendapatkan bukti permulaan yang cukup, sehingga BY kami naikkan statusnya menjadi tersangka,” kata Awi di Markas Polda Metro Jaya, Rabu, 23 November 2016.

Awi menjelaskan, penyidik telah mengantongi empat alat bukti, yakni keterangan saksi, keterangan ahli, surat, dan petunjuk. “Dengan begitu, unsur hukumnya sudah terpenuhi,” katanya. Buni Yani dijerat dengan Pasal 28 ayat 2 UU NO 11 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Pasal 45 ayat 2 UU NO 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Awi pun membacakan kalimat tiga paragraf tersebut kepada awak media. Kata Awi, kalimat tersebut tidak ada dalam video yang diunggahnya. Berikut kalimat paragraf yang ditulis oleh Buni Yani dengan tangannya sendiri.

“PENISTAAN TERHADAP AGAMA?
“Bapak-Ibu (pemilih muslim).. Dibohongi Surat Almaidah 51 (masuk neraka) juga bapak ibu. Dibodohi”
Kelihatannya akan terjadi suatu yang kurang baik dengan video ini”.

“Tiga paragraf inilah berdasarkan saksi ahli meyakinkan penyidik yang bsrsangkutan melanggar pasal 28 ayat 2 UU ITE. Yang di dalam kurung itu ditambahkan sendiri,” ucap Awi.

Sebelumnya, Buni Yani dilaporkan Komunitas Advokat Muda Ahok-Djarot karena diduga melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Buni Yani diduga menyebarkan informasi menyesatkan dengan sengaja.

Tak terima atas laporan itu, Buni yang didampingi Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) melaporkan balik Kotak Badja ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik. Buni Yani telah diperiksa sebagai saksi pelapor beberapa waktu lalu terkait dengan kasus laporannya ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here