Mahasiswa Bela NKRI Siap Lawan Pihak yang Ingin Memakzulkan Presiden

0
896
Mahasiswa Bela NKRI Siap Lawan Pihak yang Ingin Memakzulkan Presiden

Liputan1.com-Mahasiswa Bela NKRI Siap Lawan Pihak yang Ingin Memakzulkan Presiden

Ribuan Mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melakukan aksi unjuk rasa di Jakarta, Senin (21/11/2016).

Ribuan mahasiswa unjuk rasa di seputar Bundaran HI dan melakukan long march menuju Istana Negara. Mereka menyatakan siap melawan pihak pihak yang terus-terusana menyuarakan pemakzulan terhad ap Presiden.

Mahasiswa Bela NKRI ini merupakan gabungan mahasiswa dari puluhan perguruan tinggi di Indonesia, mulai dari Jawa, Sulawesi, Sumatera dan Kalimantan.

Melalui aksi tersebut, para mahasiswa menyatakan siap melawan kelompok yang mencoba memecah belah bangsa, merubah sistem negara, merubah bentuk negara kesatuan dan mengganti Ideologi Pancasila dengan Ideologi lain.

“Kalau kita cermati dari hari ke hari, kita akan sangat jelas melihat bahwa pihak-pihak itu menggunakan isu SARA. Mereka menumpang dari momentum Pilkada DKI dengan menggalang aksi massa untuk memaksakan kehendaknya. Dan sekarang sudah semakin jelas mengarah pada pemakzulan presiden,” tegas Ipul Lonthor, mahasiswa asal Jakarta yang juga Humas Aksi Solidaritas Mahasiswa untuk NKRI.

Menurut Ipul, mahasiswa sebagai generasi muda yang kelak akan mewarisi negara ini tidak bisa berdiam diri saat negara ingin dihancurkan dan rakyat diadu-domba serta diteror bom dimana mana.

“Mahasiswa harus bergerak dan menunjukan sikap serta keberpihakan pada NKRI dan Pancasila. Bergerak bersama rakyat melawan semua upaya adu domba. Bergerak bersama seluruh elemen bangsa yang mencintai perdamaian, persatuan dan demokrasi tanpa diskriminasi,” tegas Ipul.

Berikut ini pernyataan sikap Solidaritas Mahasiswa untuk NKRI:

1. Jaga keutuhan NKRI dan Ideologi Pancasila.

2. Pertahankan pemerintahan konstitusional yang dipilih langsung oleh rakyat.

3. Jangan menggunakan isu SARA untuk kepentingan politik.

4. Jangan menteror rakyat dengan demonstrasi anarkis untuk menebar ketakutan.

5. Jangan intervensi proses hukum dengan gerakan massa.

Terkait dengan sikap kami tersebut maka kami menyerukan kepada seluruh mahasiswa Indonesia untuk:

1. Membuka posko posko siaga di seluruh kampus

2. Membuka pendaftaran relawan yang setia pada NKRI dan pancasila.

3. Membuka pintu kampus untuk rakyat yang diteror, diintimidasi. Kampus harus menjadi rumah yg aman untuk rakyat.

Kami juga menyerukan kepada seluruh rakyat indonesia untuk:

1. Jangan Takut

2. Rapatkan barisan

3. Rakyat bersatu tak bisa Dikalahkan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here