Tabrakan Kapal Vietnam dan Nelayan di Tuban, 12 ABK Belum Ditemukan

0
698
Tabrakan Kapal Vietnam dan Nelayan di Tuban, 12 ABK Belum Ditemukan

Liputan1.com-Tabrakan Kapal Vietnam dan Nelayan di Tuban, 12 ABK Belum Ditemukan

12 anak buah kapal (ABK) Kapal Motor Mulya Sejati yang bertabrakan dengan kapal Vietnam MV Thaison 4 di Perairan Tuban, Jawa Timur belum ditemukan. Badan SAR Nasional memperluas area pencarian untuk menemukan korban.

Saat insiden tabrakan, Sabtu (19/11) dini hari lalu, KM Mulya Sejati mengangkut 27 orang. Sebanyak tiga ABK sudah ditemukan dalam kondisi tewas. Sementara 12 ABK lainnya ditemukan selamat.

“Pencarian korban diperluas dengan radius 20 mil dari lokasi kejadian tabrakan,” kata Kepala Badan SAR Nasional Jawa Timur, Arifin, Senin (21/11) seperti diberitakan Antara.

“Basarnas menggunakan Kapal Negara (KN) 225 milik Basarnas dengan 17 personel. Kapal berangkat dari pelabuhan PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) Tuban sejak pagi.

Basarnas juga meminta bantuan nelayan di perairan Tuban jika ada yang melihat korban. Pencarian akan dilakukan selama sepekan.

“Pencarian bisa diperpanjang selama tiga hari kalau memang ada tanda-tanda kemungkinan ada korban yang mengambang,” kata Arifin.

KM Mulya Sejati terbalik usai bertabrakan dengan MV Thoison 4 di perairan Tuban, Jawa Timur. Akibat kerasnya benturan KM Mulya Sejati terbelah menjadi dua bagian. Sebanyak 12 ABK bisa menyelematkan diri dan dibantu oleh awak kapal MV Thaison 4.

Usai tabrakan, ditemukan tiga ABK dalam kondisi tewas di dalam bangkai kapal.

Jenazah tiga ABK disemayamkan di Rumah Sakit dr R Koesma Tuban. Satu jenazah yang sudah diidentifikasi atas nama Sumarto asal Pekalongan, Jawa Tengah.

Akibat kerasnya benturan KM Mulya Sejati terbelah menjadi dua bagian.

Sebanyak 12 ABK bisa menyelematkan diri dan dibantu oleh awak kapal MV Thaison 4.

MV Thoison sendiri saat kejadian mengangku 22 orang ABK yang semuanya selamat.

Kapal Mulya Sejati yang  bermuatan tapioka tersebut berangkat dari Singapura dengan tujuan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Namun mereka menghantam Kapal Mulya Sejati sebelum tiba di Surabaya. Kapal Mulya Sejati yang dinakhodai oleh Purwono membawa 27 orang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here