Panen Raya Bawang Raya di Brebes

0
1255
Panen Raya Bawang Raya di Brebes/foto istimewa

Liputan1.com-Panen Raya Bawang Raya di Brebes

Panen Raya ini di Kecamatan Wanasari dan Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, panen raya.

“Awal pekan ini petani panen raya,” tutur Ketua Asosiasi Bawang Merah Indoensia (ABMI) Juwari, Rabu, 16 November 2016.

Juwari mengatakan, panen raya ini berdampak pada harga bawang di tingkat petani lantaran pasokan bertambah. Awalnya harganya sekitar Rp 26 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram, saat ini turun menjadi Rp 20 hingga Rp 23 ribu per kilogram.

“Otomatis harganya turun ketika panen raya, sebab pasokan bertambah,” kata dia.

Produktivitas tanaman pada panen raya kali ini menurun dibanding panen sebelumnya. Dalam kondisi normal, produktivitas tanaman dalam satu hektare menghasilkan 10 ton bawang merah. Kali ini hanya sekitar 7 ton per hektare. “Turun sekitar 30 persen,” ungkap Juwari.

Menurutnya, turunnya produksi ini dipengaruhi oleh cuaca. Hujan terus menerus mengakibatkan tanaman mudah terserang penyakit seperti busuk umbi dan bercak daun.

“Penyakit itu mempengaruhi jumlah produksi, tapi tidak mempengaruhi harga karena turunnya produktivitas tidak terlalu anjlok,” jelas Juwari.

Terkait masih tingginya harga bawang di tingkat konsumen di wilayah lain, seperti Yogyakarta dan sekitarnya, menurut Juwari, disebabkan karena banyak petani yang belum panen raya. Sehingga pasokan di daerah penghasil bawang merah masih terbatas. “Kalaupun ada yang panen paling cuma satu-dua hektare,” kata dia.

Sebelumnya, harga bawang merah di Yogyakarta mencapai Rp 40-45 ribu per kilogram. Kenaikan harga bawang tersebut karena pedagang kesulitan mendapat pasokan dari petani yang beralih menanam padi.

Petani bawang merah asal Desa Jagalempeni, Kecamatan Wanasari, Ayub Saktiyani, 52 tahun, mengaku baru saja memanen bawang merah di lahan seluas seperempat hektare. Menurut Ketua Kelompok Tani Mulya Makmur ini, produktivitas pada panen kali ini menurun, menjadi 8 ton per hektare. “Yang hasil panennya 10 ton per hektare hanya 20 persen di Desa Jagalempeni,” ujar dia.

Menurut dia, tidak sedikit para petani yang menjual bawang merah sebelum masa panen tiba. Mereka menjual kepada para tengkulak dengan harga sekitar Rp 4.000 per kilogram. “Biasanya umur 40 hari sudah ditebas sama tengkulak, seperempat hektare sekitar Rp 24 juta,” ujar dia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here