Buni Yani Diperiksa Bareskrim Hari Ini

0
506
Buni Yani Ditetapkan Sebagai Tersangka

Liputan1.com-Buni Yani Diperiksa Bareskrim Hari Ini

Buni Yani diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penghinaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama.

“Sekitar jam 09.00 WIB. Info awal di Bareskrim (gedung KKP),” kata Karo Penmas Polri Brigjen Agus Rianto dalam pesan singkatnya, Kamis (10/11/2016).

“Yang di Mabes terkait Pak Ahok. Yang lain (Buni Yani sebagai terlapor) di Polda,” sambung Agus.

Sebelumnya, Buni Yani melalui kuasa hukumnya mengatakan akan memenuhi panggilan Bareskrim untuk dimintai keterangan terkait kontroversi pidato Ahok itu.

“Ya harus, sebagai warga negara yang baik, kalau dimintai keterangan atau konfirmasi sebagai saksi harus, kita akan dampingi,” kata pengacara Buni Yani, Aldwin Rahadian

“Saya bersyukur Pak Buni ini dimintai kesaksian, supaya kita bisa menjelaskan secara gamblang ke pihak kepolisian,” sambung Aldwin menegaskan.

Aldwin mengatakan pihaknya akan membawa bukti pendukung. Namun dia tidak menjelaskan lebih jauh mengenai apa bukti pendukung tersebut.

“Nanti kami akan bawa bukti-bukti, file-file yang mendukung,” ujar Aldwin.

Aldwin dalam kesempatan sebelumnya menegaskan Buni tidak pernah menyunting video pidato Ahok di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. Dia mengklaim hanya mengunggah ulang video berdurasi 31 detik tersebut.

“Ya harus, sebagai warga negara yang baik, kalau dimintai keterangan atau konfirmasi sebagai saksi harus, kita akan dampingi,” kata Aldwin.

Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan pemeriksaan terhadap Buni Yani dilakukan untuk mengklarifikasi diunggahnya video pidato Ahok di Kepulauan Seribu. Pidato Ahok yang menyebut surat Al-Maidah 51 itu kini diselidiki polisi atas laporan dugaan penistaan agama.

“Nanti ditanya itu benar nggak apa yang dia putarkan dari video itu, dapat dari mana, yang disampaikan seperti apa, caranya seperti apa,” kata Komjen Ari kepada wartawan di Auditorium STIK-PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/11/2016).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here