Presiden Jokowi Beri Gelar Pahlawan Nasional Kepada KH As’ad Syamsul Arifin

0
1724
Presiden Jokowi Beri Gelar Pahlawan Nasional Kepada KH As'ad Syamsul Arifin

Liputan1.com-Presiden Jokowi Beri Gelar Pahlawan Nasional Kepada KH As’ad Syamsul Arifin

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan memberi penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh NU, KH As’ad Syamsul Arifin dalam upacara penganugerahan  yang rencananya akan digelar di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu siang (9/11/2016).

Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipayana membenarkan nama yang beredar KH As’ad Syamsul Arifin, yang akan dianugerahi gelar Pahlawan Nasional tahun 2016 ini. KH As’ad lahir pada tahun 1897 di kota Makkah dan wafat pada 4 Agustus 1990 di Situbondo, Jawa Timur. KH As’ad merupakan pengasuh dari pondok pesantren Salafiyah Syafi’iyah yang terletak di Desa Sukorejo, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo.

KH As’ad merupakan putera dari Raden Ibrahim dan Siti Maimunah. Kedua orang tuanya berasal dari Pamekasan, Madura. Ayah dari KH As’ad, yakni Raden Saleh lebih dikenal dengan sebutan KH Syamsul Arifin. Dia masih keturunan dari Sunan Ampel. Sedangkan ibunya, Siti Maimunah, masih keturunan dari Pangeran Ketandur yang merupakan cucu Sunan Kudus.

KH As’ad diajak ke Pulau Jawa oleh ayahnya untuk menyebarkan agama Islam. Ada pun jabatan terakhir KH As’ad di Nahdlatul Ulama adalah sebagai Dewan Penasihat

Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional terhadap pengasuh kedua Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo tersebut didasarkan pada  sidang Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan pada tanggal 11 Oktober 2016 mengenai pembahasan usulan penganugerahan gelar dan tanda kehormatan RI.

Sebelumnya, Menteri Sosial Khafifah Indar Parawansa mengungkapkan, tahun ini akan ada satu orang Pahlawan Nasional yang disahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Penetapan itu akan disampaikan sebelum peringatan Hari Pahlawan 10 November mendatang.

Saat itu Khofifah memastikan, tokoh penerima gelar pahlawan nasional pada tahun ini bukanlah mantan Presiden Soeharto ataupun KH. Abdurahman Wahid (Gus Dur).

Menurut rencana, penganugerahan Gelar  Kyai Asad sebagai Pahlawan Nasional akan dilaksanakan hari ini, Rabu, 9 Nopember 2016. Hal itu terungkap melalui undangan yang dikeluarkan Menteri Sekretaris Negara RI perihal Undangan menghadiri Upacara Penganugerahan Pahlawan Nasional dan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Tahun 2016 oleh Presiden Republik Indonesia.

Proses Pengajuan Gelar Pahlawan Nasional

Pengajuan gelar untuk Kiai As’ad sudah berlangsung cukup lama, bersamaan dengan pengusulan Letkol Moch. Sroeji.
tahapan pengusulan Kiai As’ad sebagai pahlawan nasional dimulai dari tingkat kabupaten (Situbondo), Provinsi Jawa Timur hingga Kementerian Sosial RI, berjalan lancar.

Tahapan selanjutnya diterima pengajuan tersebut Dewan Gelar,  Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan. Berdasarkan hasil kajian Dewan Gelar yang  sudah turun ke Situbondo, Bondowoso, Jember yang menjadi salah satu tempat dan rute perjuangan Kiai As’ad dalam mengusir penjajah, Kiai As’ad memang layak mendapat gelar pahlawan nasional karena kontribusinya terhadap bangsa dan negara, khususnya dalam kegigihannya mengusir penjajah sangat besar.

Pada masa perjuangan kemerdekan, Kyai As’ad Sebagai Komandan Hizbulloh Kawasan Timur Indonesia terus menggelorakan semangat kepada  segenap masyarakat untuk melawan kesewenang-wenangan penjajah. Tidak hanya memberi semangat, tapi murid Syaikhona Cholil Bangkalan ini juga turun langsung di medan tempur memimpin pejuang melawan penjajah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here