Donald Trump Presiden Amerika Serikat ke-45

0
753
Donald Trump Menang, Ini Keresahan yang Dialami Indonesia

Liputan1.com-Setelah merebut Pennsylvania dari Partai Demokrat, Donald Trump akhirnya memastikan menjadi Presiden ke-45 Amerika Serikat setelah kelima kalinya mencaplok negara bagian yang empat tahun lalu memilih kandidat partai Demokrat (Barack Obama) dengan memenangkan Wisconsin.

Setelah merebut 10 suara elektoral dari Wisconsin, maka calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik itu kini total sudah menguasai 276 suara elektoral atau kelebihan enam suara elektoral dari batas minimal 270 suara elektoral untuk bisa disebut pemenang Pemilu AS kali ini.  Sebaliknya lawannya calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton meraih 218 suara.

Tim pemenangan Donald Trump langsung menggelar konferensi pers dan sang presiden baru langsung melontarkan pernyataan.

Kemenangan Donald Trump ini memantik keterkejutan luar biasa dari berbagai kalangan. Berbicara di televisi Jerman, Menteri Pertahanan Jerman, Ursula von der Leyen menyebut kemenangan Trump ini merupakan kejutan besar.

“Saya pikir Trump tahu bahwa ini bukan suara untuk dirinya, tapi lebih untuk melawan Washington, melawan pemerintahan,” tutur pejabat tinggi Jerman itu pada media ARD, seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (9/11/2016).

Respons serupa disampaikan seorang anggota senior partai konservatif pimpinan Kanselir Jerman, Angela Merkel. Dikatakan Norbert Roettgen, pejabat yang menjadi kepala komisi urusan luar negeri di parlemen Jerman tersebut, pemerintah Jerman tidak tahu apa yang akan dilakukan Trump jika dia memenangkan pilpres AS.

“Kami saat ini menyadari bahwa kami tidak tahu apa yang akan dilakukan presiden Amerika ini, jika suara kemarahan itu memimpin dan suara kemarahan itu menjadi orang paling kuat di dunia,” cetus Roettgen yang merupakan anggota senior partai Christian Democratic Union (CDU) yang dipimpin Merkel.

“Secara geopolitik, kita dalam situasi yang sangat tidak menentu,” imbuhnya dalam wawancara dengan radio Jerman, Deutschlandfunk.

Menurut Washington Post, Rabu (9/11/2016) sejauh ini Trump telah meraih 264 electoral vote, sedangkan rivalnya dari partai Demokrat, Hillary Clinton meraih 215 electoral vote. Dengan perolehan ini, berarti Trump hanya membutuhkan enam electoral vote dari 270 electoral vote yang harus diraih Trump untuk memenangkan pilpres

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here