Buni Yani Minta Stop Provokasi Dirinya, Ini Pernyataannya

0
561
Buni Yani Ditetapkan Sebagai Tersangka

Liputan1.com-Buni Yani Minta Stop Provokasi Dirinya, Ini Pernyataannya

Sehari setelah aksi damai 4 November, Buni Yani sang pengunggah video Ahok soal surat Al Maidah menyerukan agar provokasi disetop, Sabtu (5/11/2016) .

Provokasi dimaksud Buni Yani menyasar pada desakan pendukung Ahok agar dirinya diproses secara hukum.

Buni Yani dianggap menjadi muasal polemik yang terjadi.

Berikut unggahan status teranyar di dinding (wall) akun Facebook Buni Yani

STOP PROVOKASI

Buni Yani

Buat kawan2 pendukung Ahok yang terus memanasi suasana agar saya diproses secara hukum, tolong provokasi kalian dihentikan. Yang kalian lakukan ikut memperburuk kondisi. Ini bukan kata saya, tapi kata orang lain.

Sejak saya dilaporkan ke polisi sebulan lalu, dukungan berdatangan ke saya tak henti-hentinya karena saya dianggap tak bersalah. Justru mereka menganggap apa yang saya lakukan bagian dari tugas kita sesama warga negara untuk saling mengingatkan.

Warga yang mengenal wajah saya ke mana saja saya pergi, tidak di masjid, tidak di kantor polisi, tempat demo maupun tempat lainnya, mereka minta foto bersama sebagai bentuk dukungan. Rasa2nya data etnografis di lapangan ini kiranya cukup akurat untuk bisa mempercayai info di atas.

Itu sebabnya saya menghimbau kepada kita semua untuk mendinginkan suasana. Berhenti melakukan provokasi, membully, mengarahkan opini publik dengan berita fitnah dan pelintir, dan bentuk2 lainnya. Petisi agar saya segera ditangkap tak akan membantu, justru semakin menyiramkan bensin ke tengah api yang sedang berkobar.

Saya punya info yang sangat buruk terkait intensifnya serangan ke saya dalam seminggu terakhir tapi tak akan saya bagi karena saya tahu akan sangat buruk akibatnya.

Jadi, dari hati yang paling dalam, sebagai sesama warga negara, mari berhenti saling adu domba dan memanasi kalau kita sama-sama mencintai bangsa ini.

Terima kasih.

Tak sampai di situ, Buni Yani juga mengomentari media agar tak membuat berita-berita dan video pelintiran.

Ia mewanti-wanti media yang tetap melakukan pelintiran akan diperkarakan secara hukum.

Berikut unggahan teranyar Buni Yani terkait hal tersebut

KLARIFIKASI

Video ini dipotong dengan fokus pernyataan SAYA MENGAKUI KESALAHAN, keluar dari konteksnya, yang sudah pasti ditujukan untuk mempengaruhi opini publik dan membunuh karakter saya. Yang mereka tak lengkapi, agar bisa menggoreng isu adalah lanjutannya: ADA ATAU TIDAK ADA KATA “PAKE”, SECARA SEMANTIK ISI VIDEO INI TETAP MEMILIKI MUATAN PENISTAAN TERHADAP AGAMA. Mestinya kalimat lanjutan ini harus ada kalau mau memahami isi pernyataan saya secara keseluruhan.

JANGAN MAIN GORENG ISU LAGI, JANGAN MEMANASI SUASANA. STOP PROVOKASI.

Media yang menyebarkan pelintiran isi video ini tanpa konfirmasi ke saya akan saya perkarakan. Saya sudah berkoordinasi dengan pengacara.

Petisi Buni Yani

Laman petisi menuntut Buni Yani diproses hukum di Change.org.

Petisi Tuntut Buni Yani Muncul

Sebuah petisi berjudul “Jalankan Proses Hukum Buni Yani, Pengedit Transkrip dan Provokator” di situs Change.org telah ditandatangani oleh lebih dari 57 ribu orang sampai Jumat (4/11/2016) malam. (sumber : bangkapos)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here