Isu Mahar 10 Triliun, Wartawan Senior ini Mengaku Justru Jadi Korban

0
395

Liputan1.com-Isu Mahar 10 Triliun, Wartawan Senior ini Mengaku Justru Jadi Korban

Wartawan senior yang dilaporkan oleh PDIP ke Polda Metro Jaya terkait isu mahar Ahok 10 triliun, Hanibal Wijayanta, angkat bicara

“Saya baru dapat info dari media online. Katanya, status (Facebook) saya dipersoalkan. Padahal, dalam status saya itu, saya tidak menunjuk orang maupun partai tertentu. Saya justru menjadi korban karena media online telah mengutip dan membuat kesimpulan secara sepihak,” ujar Hanibal saat dihubungi Tempo, Jumat, 7 Oktober 2016.

PDIP melaporkan Hanibal atas dugaan pencemaran nama baik yang diduga dilakukan lewat akun Facebook miliknya.

Hanibal mengatakan media online tersebut telah mengutip tulisan dalam akun Facebook-nya tapi tidak pernah meminta izin. Hanibal berencana bertemu dengan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. “Saya ingin menjelaskan duduk masalahnya karena status saya itu tidak menunjuk oknum maupun partai tertentu,” tuturnya.

Kemarin, beberapa politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan datang ke Kepolisian Daerah Metro Jaya. Ketua Bidang Hukum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Trimedya Pandjaitan mengatakan partainya melaporkan seorang pemilik akun Facebook atas dugaan pencemaran nama baik karena sejumlah unggahan di akun Facebook tersebut dinilai menuding tanpa dasar.

Menurut Trimedya, pelaporan akun Facebook tersebut didasari oleh pemberitaan salah satu media online pada 24 September lalu dengan judul Wow, Menteri Bocorkan Mahar Ahok ke PDIP Rp 10 triliun?. Dalam laporan bertanggal 6 Oktober 2016 itu, terdapat nama wartawan senior Hanibal Wijayanta sebagai pihak terlapor.

Seperti dikutip dari media online yang memberitakan hal tersebut, Hanibal menulis di akun Facebook miliknya, “Jadi ternyata minta mahar? 10 Trilyun? DP 3 Trilyun harus malam ini juga? Duh Gusti… Itu duit apa kreweng… Woiii… KPK Mana? KPK Mana?” Status tersebut diunggah oleh Hanibal pada 20 September lalu. Saat ini, status tersebut telah dihapus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here