Ledakan di Makassar, Polisi Pastikan Kecelakaan

0
608
Kepala Polda Sulawesi Selatan Inspektur Jenderal Anton Chariyan memastikan ledakan di Jalan Harimau, Kelurahan Maricaya, Makassar, Sulawesi Selatan disebabkan tabung gas.

Bolanasional.co-Polri memastikan insiden ledakan di Makassar yang menewaskan 2 orang tak terkait dengan aksi terorisme dan murni kecelakaan.

Hal itu disampaikan Wakapolri, Komjen Pol Syafruddin. Menurutnya, belum ada laporan lebih lanjut terkait unsur pidana dalam ledakan itu.

“Tidak ada kelalaian, masih belum ada laporannya. Sampai saat ini murni kecelakaan,” kata Syafruddin usai salat Idul Adha di lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (12/9/2016).

Meski demikian, Syafruddin mengaku pihak kepolisian masih mendalami ledakan tersebut. Ledakan itu terjadi di sebuah toko distributor tabung gas dan menyebabkan beberapa orang mengalami luka-luka.

Anton mengatakan ruko yang diduga menjadi sumber ledakan merupakan gudang tabung gas.

Kepala Polda Sulawesi Selatan Inspektur Jenderal Anton Chariyan juga memastikan ledakan di Jalan Harimau, Kelurahan Maricaya, Makassar, Sulawesi Selatan disebabkan tabung gas.

“Ini sudah dipastikan ya, ledakan bukan dari bom. Tapi dari tabung gas. Apalagi lokasi ledakan adalah gudang tabung gas,” tegas Anton saat dikonfirmasi wartawan di sekitar lokasi kejadian, Minggu (11/9/2016) malam.

Meski begitu, kata Anton, tim Inafis dan Puslabfor Polda Sulsel tetap dikerahkan untuk melakukan penyelidikan di lokasi ledakan.

Sayangnya, tim terkendala untuk masuk ke lokasi pusat ledakan lantaran api masih berkobar.

“Biarkan api dipadamkan dulu oleh petugas pemadam kebakaran di lokasi ledakan. Setelah api padam, baru tim bisa masuk ke dalam melakukan penyelidikan,” tuturnya.

Anton juga mengimbau masyarakat agar tidak risau dengan ledakan ini. Dia menegaskan ledakan bukan karena terorisme.

“Jangan lagi dikaitkan dengan aksi terorisme. Apalagi ledakan di malam takbiran Idul Adha. Ini ledakan dari tabung gas, makanya masyarakat tidak usah cemas,” katanya.

“Itu kan toko distributor tabung gas, itu mungkin masalah penyimpanan, bisa jadi ada salah suhu, sedang diselidiki. Sejauh ini laporan korban 3, luka-luka,” ujar Syafruddin.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here