Reshuffle Kabinet Menguat, Parpol Deg-deg an

0
636

Liputan1.com-Reshuffle Kabinet Menguat, Parpol Deg-deg an

Seluruh partai politik pendukung pemerintah saat ini deg-degan menunggu klimaks isu reshuffle kabinet. Reshuffle kabinet kian memuncak seiring dengan masuknya PAN dan Golkar dalam lingkaran koalisi dan belum mendapatkan jatah kursi menteri. Teka-teki reshuffle ini bakal terjawab usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat kabinet paripurna pekan depan.

Saking pentingnya rapat kabinet paripurna ini, Presiden Jokowi melarang seluruh menterinya untuk keluar kota selama sepekan ke depan dan harus berada di Ibukota Jakarta.

Hal ini dibenarkan Menteri Sekretaris Negara, Pratikno. Seluruh menteri dilarang meninggalkan DKI Jakarta selama 25-29 Juli 2016.

Meski demikian, Pratikno mengatakan, larangan tersebut wajar adanya. Sebab, satu hari di antara sepekan itu, Presiden akan menggelar rapat kabinet paripurna di mana seluruh menteri dan pimpinan lembaga wajib hadir.

“Pekan ini kami akan ada sidang kabinet paripurna. Jadi seperti biasa Pak Presiden mengharapkan semua menteri hadir, itu saja,” ujar Pratikno di kantornya di Jakarta, Senin (25/7/2016).

Pratikno juga membantah bahwa sidang kabinet paripurna kali ini istimewa lantaran Presiden sampai mengeluarkan larangan menteri-menterinya ke luar Jakarta.

Menurut dia, setiap menjelang rapat paripurna kabinet, Presiden selalu meminta para pembantunya untuk tidak keluar Ibu Kota agar dapat hadir dalam sidang tersebut.

“Jadi itu sangat biasa dilakukan. Setiap rapat juga begitu, tidak ada yang beda-beda,” ujar Pratikno.

Sidang kabinet paripurna kali ini pun tidak spesifik membahas suatu topik. Menurut Pratikno, sidang kabinet membahas program-program pemerintah secara umum

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here