Ucapan Selamat Idul Fitri yang Benar dan Disunnahkan

0
5776
Ucapan Selamat Idul Fitri yang Benar dan Disunnahkan

Ucapan Selamat Idul Fitri yang Benar dan Disunnah

Dalam perayaan idul fitri, bersilaturahmi bersama keluarga merupakan tradisi yang sering dilakukan dan tidak lupa untuk saling bermaaf-maafan. Namun tahukah anda bahwa menucapkan selamat hari raya lebaran idul fitri memiliki adab-adabnya yang di sunnahkan oleh rosul kita semua.

Berbagai riwayat telah menuliskan tentang tata cara adab mengucapkan selat hari raya idul fitri yang di tulis oleh beberapa sahabat radhiyallahu ‘anhum bahwa mereka biasa mengucapkan selamat di hari raya di antara mereka dengan ucapan “Taqobbalallahu minna wa minkum” (Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian).

فعن جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ قَالَ : كَانَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اِلْتَقَوْا يَوْمَ الْعِيدِ يَقُولُ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ : تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك . قال الحافظ : إسناده حسن

Al-Hafiz Ibnu Hajar mengatakan, “Dari Jubair bin Nufair; beliau mengatakan, ‘Dahulu, apabila para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam saling bertemu pada hari raya, mereka saling mengucapkan, ‘Taqabbalallahu minna wa minkum.”” (Sanadnya hasan; Fathul Bari, 2:446)

َتقَبَّلَ الله ُمِنَّا وَمِنْكُمْ

“Semoga Allah menerima amal kami dan amal kalian.” (Sanadnya hasan; Fathul Bari, 2:446)

Ada seseorang yang bertanya kepada Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah tentang hukum mengucapkan selamat hari raya dan adakah ucapan tertentu dimasa itu?

Beliau menjawab “Ucapan selamat ketika hari raya ‘ied dibolehkan. Tidak ada ucapan tertentu saat itu. Apa yang biasa diucapkan manusia dibolehkan selama di dalamnya tidak mengandung kesalahan (dosa).”

Kemudian ada juga yang menanyakan apa hukum orang-orang yang saling berjabat tangan, berpelukan dan mengucapkan selamat idul fitri setelah lebaran?

Syaikh rahimahullah menjawab, “Perbuatan itu semua dibolehkan. Karena orang-orang tidaklah menjadikannya sebagai ibadah dan bentuk pendekatan diri pada Allah. Ini hanyalah dilakukan dalam rangka ‘adat (kebiasaan), memuliakan dan penghormatan. Selama itu hanyalah adat (kebiasaan) yang tidak ada dalil yang melarangnya, maka itu asalnya boleh. Sebagaimana para ulama katakan, ‘Hukum asal segala sesuatu adalah boleh. Sedangkan ibadah itu terlarang dilakukan kecuali jika sudah ada petunjuk dari Allah dan Rasul-Nya’”

Kesimpulannya dari penjelasan diatas mengenai adab dan hukum mengucapkan selamat hari raya itu bebas, bisa dengan ucapan “Selamat Hari Raya”, “Taqobbalallahu minna wa minkum”, “Minal ‘Aidin wal Faizin” dan lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here