Festival Nusa Penida 2017 Memantik Tahun Baru di Bali Bakal Enjoy

0
29

LIPUTAN1.COM, KLUNGKUNG– Festival Nusa Penida (FNP) 2017 berlangsung meriah di kawasan pantai mahagiri, Klungkung, Bali. Festival yang melibatkan 1500 penari itu membuktikan bahwa Bali merupakan lokasi yang asik untuk merayakan tahun baru 2018, mendatang.

” Ini event pemanasan jelang tahun baru, dan nyatanya Bali memang tidak kehabisan atraksi, dan ini juga membuktikan bahwa Bali memang lokasi yang asik untuk Tahun Baru,”ujar Asisten Deputi Komunikasi Pemasaran Pariwisata Nusantara Putu Ngurah, Rabu (6/12). Putu Ngurah secara langsung juga membuka perhelatan yang rencananya akan dilaksankan mulai tanggal 6 hingga 9 Desember 2017, mendatang ini.

FNP digelar dengan beragam kesenian, budaya, live musik, pameran foto dan lain-lain. Perhelatan ini diawali oleh tarian massal Rejang Dewa yang melibatkan 1500 penari dan dilanjutkan dengan upacara pekelem. Upacara ini dimaksudkan sebagai rasa syukur kepada alam yang telah memberikan kehidupan kepada masyarakat Nusa Penida.

Menurut Putu Ngurah, Nusa Penida dengan keindahan alamnya harus dimanfaatkan sebagai obyek wisata andalan yang mempu menyedot wisatawan. “Tugas kami dari kementrian adalah mempromosikan dan memasarkan potensi wisata yang kita miliki ini,” kata Putu Ngurah.

Putu juga mengapresiasi 1500 penari yang telah terlibat dalam festival ini. Menurutnya alangkah bagusnya lagi jika tahun depan mengundang Museum Rekor Indonesia ( MURI). ” Tahun depan dengan melibatkan penari lebih banyak lagi, bisa kita undang pihak MURI biar bisa lebih bergaung lagi, karena memang Bali tidak akan pernah habisnya,” katanya.

Menurut Putu masih banyak wisata Bali yang tidak terkena dampak aktivasi gunung Agung seperti Nusa Penida ini. Pemberitaan di media juga sangat penting untuk menginformasikan kehebatan dan keindahan Bali. ”Peran media sangat penting. Dengan media, orang jadi tahu apa yang kita punya, potensi wisata yang kita punya. Karena itu kami berterima kasih kepada media yang telah.memberitakan potensi wisata kita,” ujar Putu.

Lebih jauh Putu mengatakan Bali kini sudah menjadi barometer pariwisata di Indonesia. Dengan adanya festival ini, membuktikan bahwa Bali aman untuk tujuan wisata. “Karena Bali sebagai barometer pariwisata Indonesia, maka harus lebih banyak lagi di beritakan bahwa Bali aman untuk dikunjungi,” kata Putu. Mengenai sempat dibuka tutupnya Bandara, Putu menawarkan jalur laut melalui Banyuwangi. “Sebenarnya masih ada jalur melalui selat Banyuwangi. Lewat jalur laut masih bisa. Kita jangan pernah menyerah untuk melihat keindahan Bali,” kata Putu.

Hal senada juga dikatakan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. FNP yang berlangsung hingga 9 Desember 2017 ini, menurutnya juga  sebagai bentuk  usaha bangkit kembali wisata Bali. ” Dengan ini kita bangkit bersama-sama. Tak perlu kita mengeluh, asal kita bekerja bersama- sama, semua kita sadar, mari kita bangkit. Bukti bahwa Bali meriah, ya lihat saja festival ini,”katanya.Sementara Kepala Dinas Pariwisata Bali, Anak Agung Gede Yuniartha Putra juga terus melakukan promosi dengan mengangkat dan menyebarkan video, gambar , pemberitaan yang memotret tempat-tempat wisata Bali yang masih aman untuk dikunjungi. ” Jadi silahkan tahun baru di Bali,”katanya.(*) 

LEAVE A REPLY